Cara Menghitung Pajak Penghasilan Wajib Pajak (WP) Badan

2017年01月06日

Pajak secara bebas dapat dikatakan sebagai suatu kewajiban warga negara berbentuk pengabdian serta peran aktif warga negara dan anggota penduduk untuk membiayai bermacam keperluan negara dalam Pembangunan Nasional, tanpa ada imbalan secara segera yang pelaksanaannya diatur dalam Undang-Undang Perpajakan untuk target kesejahteraan bangsa dan negara.

Dengan jadi berkembangnya keadaan bisnis dan bisnis baik ditingkat nasional maupun internasional, maka penghasilan yang di terima perlu pajak badan dalam negeri terhitung meningkat. Badan atau perusahaan merupakan subjek pajak dalam negeri dimana perlu pajak badan ini merupakan penyumbang bagi penerimaan negara berasal dari sektor pajak yaitu pajak penghasilan badan.


Dalam hal menjalankan usaha, suatu badan atau perusahaan perlu memicu pembukuan untuk menunjang aktivitas usahanya. Sama halnya dalam perpajakan, pembukuan terhitung perlu dibikin oleh perlu pajak yang berbentuk badan untuk mempermudah menghitung pajaknya. Dalam makalah ini dapat dibahas berkenaan perlu pajak badan, kewajiban dan hak perlu pajak badan dalam perpajakan dan langkah penghitungan pajak berasal dari perlu pajak badan. Demi terciptanya efisiensi dalam kerja, khususnya dalam mengatur karyawan, sekarang sudah mudah dengan adanya aplikasi pph 21, yang dapat menghitung gaji seorang karyawan, aplikasi ini merupakan salah satu fitu dari banyaknya aplikasi HR saat ini.

Menurut UU No.28 th. 2007 berkenaan Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, pasal 1 angka 3, Badan adalah sekumpulan orang dan atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan bisnis maupun yang tidak melakukan bisnis yang meliputi perseroan terbatas, perseroan komanditer, perseroan lainnya, BUMN atau BUMD dengan nama dan dalam bentuk apapun, firma, kongsi koperasi, dana pensiun, persekutuan, perkumpulan, yayasan, organisasi massa, organisasi sosial poltik, atau organisasi lainnya, lembaga dan bentuk badan lainnya, terhitung kontrak investasi kolektif dan bentuk bisnis tetap.


Wajib Pajak Badan adalah Badan seperti yang dimaksud pada UU KUP, meliputi pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak, yang mempunyai hak dan kewajiban perpajakan cocok dengan ketetapan keputusan perundang-undangan perpajakan atau memiliki kewajiban subjektif dan kewajiban objektif serta sudah mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Yang menjadi objek pajak PPh Badan adalah penghasilan, yaitu tiap tiap tambahan kemampuan ekonomis yang di terima atau diperoleh perlu pajak badan baik yang berasal berasal dari Indonesia maupun berasal dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk mengkonsumsi atau untuk menaikkan kekayaan perlu pajak badan yang bersangkutan, dengan nama dan dalam bentuk apapun.

Penghasilan menurut UU Pajak Penghasilan adalah tambahan kemampuan ekonomis yang di terima atau diperoleh WP, baik berasal berasal dari Indonesia maupun berasal dari luar Indonesia yang dapat dipakai untuk mengkonsumsi maupun untuk menaikkan kekayaan yang terkait dengan nama dan dalam bentuk apapun.